Sejak selesai
direnovasi, aku mulai suka mengunjungi perpustakaan kampus, terutama lantai
satu. Suasananya menjadi lebih tentram dan menyenangkan. Dinding-dinding bukan
lagi berupa satu warna yang membosankan. Kini di satu sisi terdapat warna-warni
seperti berupa puzzle, di sisi lain ada
juga gravity tulisan berbahasa
Thailand—dan aku pernah bertanya-tanya bagaimana bacanya, dan benda-benda hias berbahan
dasar kayu yang digantung maupun ditempel di sisi lain. Jumlah meja dan bangku
juga lebih banyak dari yang sudah-sudah. Penataan seakan telah disulap menjadi luar
biasa rapih dan enak dipandang. Di bagian tertentu, disediakan juga tempat
lesehan. Kalau boleh kubilang, pertama kali melihat tempat ini, kukira akan
dijadikan kafe atau semacamnya. Ternyata, aku keliru. Malahan tidak ada
mahasiswa atau mahasiswi yang boleh membawa makanan dan minuman sejak memasuki
pintu masuk. Sayang sekali.